Alasan Kenapa Banyak Perusahaan Game Bikin Launcher Sendiri, Lebih Untung?

Alasan Kenapa Banyak Perusahaan Game Bikin Launcher Sendiri, Lebih Untung?

Game merupakan hiburan paling umum yang dinikmati hampir semua kalangan masyarakat modern. Game nggak mengenal usia, mulai dari anak kecil hingga nenek-nenek, semua bisa main game.

Hal ini menjadi sebuah penanda untuk para pegiat industri game agar terus berinovasi di tengah tingginya permintaan masyarakat terhadap game.

Mereka berlomba untuk menciptakan daya tarik bagi para penggemar. Mulai dari menciptakan game sekreatif mungkin atau menciptakan game launcher secara khusus.

Apa itu Game Launcher?
Belum lama ini, Rockstar Games selaku publisher dari franchise game terpopuler, Grand Theft Auto, baru saja merilis game launcher-nya sendiri.

Apabila kamu men-download Rockstar Game Launcher sesuai batas waktu, kamu bakal mendapatkan game GTA San Andreas asli secara gratis.

Game launcher mungkin asing bagi kamu yang baru terjun di dunia game. Game launcher merupakan sebuah platform digital dengan beragam fungsi.

Kamu dapat membeli game dari developer tertentu di launcher yang kamu gunakan. Game yang kamu beli di launcher juga dapat kamu mainkan dari launcher tersebut.

Selain itu, launcher memiliki sistem coding yang lebih cepat dalam menjalankan game. Kamu juga bisa mendiagnosa dan membetulkan game kamu yang error secara langsung.

Sudah banyak banget game launcher selain Rockstar Game Launcher. Mungkin kamu sudah familiar dengan platform distribusi game digital, Steam.

Nggak cuma untuk menjalankan game, beberapa game launcher juga bersaing untuk mendapatkan hak eksklusif dari sebuah game supaya lebih banyak uang yang masuk ke perusahaan.

Alasan Kenapa Perusahaan Game Bikin Launcher Sendiri
Setelah memahami apa itu game launcher, Jaka bakal jelaskan mengapa sekarang banyak banget perusahaan game yang bikin launcher sendiri.

1. Duit, Duit, Duit!
Nah, inilah alasan utama kenapa banyak banget perusahaan game yang bikin launcher sendiri, geng. Namanya perusahaan, pasti butuh duit untuk terus menjalankan usahanya.

Dengan membuat launcher sendiri, developer atau publisher nggak perlu membagi keuntungannya dengan platform distribusi milik perusahaan lain.

Asal kamu tahu, semua developer atau publisher yang menjual game-nya di Steam, harus membayarkan pajak sebesar 30% dari hasil penjualannya.

30% tentu angka yang cukup besar, geng. Apalagi kalau game buatan perusahaan tersebut memiliki banyak peminat dan menyentuh penjualan hingga jutaan copy.

Selain untuk memangkas pajak penjualan, pembuat launcher juga bisa menawarkan platform-nya ke publisher lain agar menjual game-nya melalui launcher tersebut.

Dengan ini, pembuat game launcher bakal mendapatkan pendapatan pasif alias tetap dapat duit meskipun nggak menjual game miliknya sendiri.

2. Support yang Lebih Mudah
Selain keuntungan untuk perusahaan, game launcher juga memberikan keuntungan kepada para penggunanya dengan memberikan game support yang lebih baik.
Hal ini tentunya sangat menguntungkan untuk kamu yang misalnya membeli game buatan EA melalui Origin yang juga dimiliki EA.

Kamu bakal mendapatkan support langsung dari EA untuk setiap game buatan EA yang kamu miliki di launcher tersebut.

Game launcher juga seringkali memiliki game eksklusif yang hanya bisa kamu dapatkan apabila membeli game di launcher tersebut

Sebagai contoh, kamu cuma dapat membeli game bola FIFA buatan EA secara eksklusif di Origin yang juga dimiliki oleh EA.

Apabila terjadi error di game, kamu dapat langsung melaporkan kesalahan tersebut ke developer. Developer juga langsung menerima laporanmu tanpa melalui pihak ketiga.

Update terbaru dari game yang kamu miliki bakal lebih mudah kamu akses melalui game yang dibuat oleh perusahaan pembuat game launcher yang sama.

Mereka nggak perlu meminta persetujuan dari pihak ketiga untuk memberikan update dan perbaikan-perbaikan yang dibutuhkan oleh game yang kamu miliki.

3. Komunikasi 2 Arah yang Lebih Baik
Masih bersambung dengan poin di atas, nih, geng. Dengan membuat launcher sendiri, developer dapat berkomunikasi secara 2 arah kepada pengguna dengan lebih baik.

Kamu bisa mengirimkan kritik dan saran ke developer atau publisher dengan lebih mudah. Developer juga dapat memberikan pengumuman secara langsung kepada pengguna.

Nggak cuma itu, kamu juga bisa mendapatkan diskon game lebih besar dengan menggunakan launcher milik game tersebut.

Wajar, sih, soalnya kan memang game tersebut nggak perlu membagi hasil penjualan dengan game launcher yang notabene masih satu perusahaan dengan si pembuat game.

Akhir Kata
Demikian artikel Jaka mengenai alasan kenapa banyak perusahaan game yang membuat game launcher sendiri. Menurut kamu, lebih menguntungkan yang mana, geng?

0 Response to "Alasan Kenapa Banyak Perusahaan Game Bikin Launcher Sendiri, Lebih Untung?"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel